Latar Belakang

Toraja yang di dinomisikan menjadi Situs Warisan Dunia oleh UNESCO, merupakan rumah dari pemandangan indah sawah terasering. Pepohonan bamboo yang  berdiri tinggi serta pagi kabut di ketingian. Dengan tanahnya yang subur dan iklim tropisnya, dataran tinggi ini menawarkan lebih dari upacara pemakaman yang terkenal, kain tenun buatan tangan dan rumah adat tongkonan yang juga menjadi pusat bagi kehidupan orang Toraja. Dengan maksud tersebut, Kementerian Pariwisata dan Ikatan Keluarga Tana Toraja (IKAT) JABODETABEK mendukung event Toraja Fair 2016 yang akan diselenggarakan pada 24-26 Juni 2016 di Tongkonan Toraja Kelapa Gading. Jakarta Pusat.

Toraja adalah destinasi wisata yang unik dengan keindahan alam, kekayaan budaya dan tradisi, serta sejumlah misteri yang menanti untuk untuk menggelitik rasa penasaran kamu. Orang-orang Toraja mendiami wilayah pegunungan panorama Sulawesi Selatan sambil mempertahankan tradisi leluhur mereka termasuk budaya megalitik. Keunikan inilah yang akan kami kemas dalam bentuk sebuah festival dan bazaar/UKM kuliner serta kesenian dari Toraja

Melalui event ini kita semua diajak untuk  menemukan kembali (Reinventing the Sacred Highland) dan sekaligus merayakan kehidupan budaya megalitik Toraja di zaman modern. Dan Latar belakang di selanggarakannya event ini adalah untuk mempromosikan Toraja menjadi bagian Kawasan Strategis Pariwisata Nasional serta mendukung program pemerintah untuk mengangkat kebudayaan Toraja ketingkat dunia dan sekaligus mengundang berbagai misi kebudayaan dunia dari Eropa (Inggris),  Amerika (USA), Afrika (Zimbabwe), Asia (Korea) dan pelbagai daerah di wilayah Nusantara untuk datang keToraja. Toraja nantinya akan menjadi titik pertemuan antara awal peradaban manusia Indonesia dengan peradaban dunia masa kini.